NILAI IJAZAH: REPRODUKSI INKONSISTENSI EDUKASI DAN DILEMA
Sekolah adalah wadah yang tepat bagi siswa dan guru untuk mencintai kebijaksanaan ( Yunani: philosophia . Philo berarti cinta yang menimbulkan usaha demi mendapatkan yang dicintai itu dan Sophia berarti kebijaksanaan yang mendalam, https://id.wikipedia.org/wiki/Filsafat ), mereproduksi pribadi yang mencintai kehidupan, dan berkontribusi konstruktif terhadap kemaslahatan hidup. Di sekolah, proses perubahan hidup yang diawali dengan menyentuh hati dan mengubah pola pikir seorang siswa akan terjadi. Proses tersebut berkenaan dengan pengembangan potensi siswa pada ranah fisik, karya, karsa, serta spiritualitas. Pengembangan potensi yang terencana, dikerjakan dengan sepenuh hati, dievaluasi secara analitis dan kritis, serta direcanakan kembali dengan penuh tanggung jawab akan menggerakkan pendidikan (edukasi) yang memiliki pola sistematis dan terarah untuk menghasilkan manusia yang mumpuni, mencerdaskan kehidupan, memuridkan manusia yang satu untuk memuridkan yang lai...